Festival Sriwijaya Sebagai Ajang Promosi Wisata Sumatera Selatan

Festival Sriwijaya Sebagai Ajang Promosi Wisata Sumatera Selatan. Sungai Musi telah lama dikenal sebagai pusat peradaban dan jalur perdagangan sejak jaman dahulu hingga kini. Salah satu daya tarik wisata alam andalan Provinsi Sumatera Selatan ini melintasi empat kabupaten yaitu Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Banyuasin dan Banyuasin serta satu kota yang menjadi ibukota provinsi yaitu Palembang. Di atas sungai ini juga berdiri jembatan yang sangat terkenal yaitu Jembatan Ampera yang telah menjadi ikon wisata Sumatera Selatan.
Festival Sriwijaya Sebagai Ajang Promosi Wisata Sumatera Selatan

Lalu ada Danau Ranau sebagai prioritas pengembangan potensi wisata alam di Provinsi Sumatera Selatan. Danau yang terletak  di Kecamatan Banding Agung kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan ini memiliki latar belakang Gunung Seminung yang dikelilingi perbukitan, lembah dan perkebunan kayu manis dan palawija sehingga hembusan angin menjadi semilir. Udaranya yang sejuk di malam hari dan siang hari tidak terlalu panas.

Selanjutnya adalah Gunung Dempo di kota Pagaralam juga menjadi tujuan wisata alam di provinsi ini. Jaraknya dari kota Palembang memang cukup jauh yaitu sekitar 300 kilometer dengan memakan waktu sekitar 8 jam namun tidak mengurangi minat para wisatawan mendatanginya terutama di akhir pekan untuk menikmati keindahan alam dari gunung yang meiliki tinggi 3159 meter diatas permukaan laut ini.
Selain 3 tempat wisata alam tersebut, pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus giat mendorong setiap kabupaten dan kota yang ada di wilayahnya untuk mengembangkan minimal satu objek wisata unggulan dan menggelar kegiatan budaya yang dapat dilaksanakan rutin setiap tahun. Salah satu wadahnya yaitu diselenggarakannya Festival Sriwijaya.
Festival Sriwijaya Sebagai Ajang Promosi Wisata Sumatera Selatan
Disamping wisata alam, Sumatera Selatan juga memiliki beragam peninggalan sejarah budaya. Yaitu situs 1000 megalitikum di Lahat, Gua Putri di Ogan Komering Ulu, rumah adat di Muba dan kota Palembang, makam raja-raja Palembang, Kawah Tengkurep, situs kerajaan Sriwijaya, museum negeri Balaputera Dewa dan Pulau Kamaro.
Provinsi yang memiliki luas wilayah 9 juta hektar ini juga memiliki infrastruktur yang sangat mendukung kegiatan pariwisata di daerahnya seperti bandar udara internasional Sultan Mahmud Badruddin II, 53 hotel berbintang dengan total 4000 kamar, 900 rumah makan, 400 restoran dan 64 biro perjalanan. Diharapkan dengan kondisi seperti ini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang menjadikan selain sebagai sumber pendapatan daerah juga meningkatkan perekonomian warga masyarakat sekitar.

Demikian artikel Festival Sriwijaya Sebagai Ajang Promosi Wisata Sumatera Selatan. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi pengetahuan bagi kita bersama. Terima kasih