Wilayah Yang Akan Menghilang Akibat Perubahan Iklim Ekstrim

Wilayah Yang Akan Menghilang Akibat Perubahan Iklim Ekstrim. Kondisi cuaca ekstrim seperti hujan yang disertai dengan petir dan angin kencang yang terjadi akhir-akhir ini telah menyebabkan berbagai bencana alam seperti banjir atau juga tanah longsor. Di beberapa bagian dunia ternyata lebih dahsyat lagi karena diperkirakan akan menghilang atau lenyap akibat dari iklim ekstrim.

Berikut adalah wilayah yang akan menghilang akibat perubahan iklim ekstrim

Venesia – Italia

Venesia pernah mengalami banjir paling parah di bulan November 2009 dimana ketinggian air mencapai 130 cm. Venesia telah lama tenggelam namun permukaan air laut yang terus meningkat menjadikan kondisi yang lebih mengerikan. Frekuensi banjir meningkat tiap tahunnya sehingga menimbulkan banyak pertanyaan. Hingga berapa lagi Venesia akan bertahan?

Taman Nasional Glacier – Kanada

Di tahun 2005 hanya ada sekitar 27 gletser. Bandingkan dengan 100 tahun lampau yang mencapai 150 gletser. Hal ini menjadikan pengamat lingkungan memperkirakan Taman Nasional Glacier akan lenyap pada tahun 2030 bahkan lebih cepat. Terdapat banyak spesies flora dan fauna yang membutuhkan air dingin dari glester ini sehingga dengan hilangknya glester sangat berpengaruh terhadap flora dan fauna di sini.

Great Barrier Reef – Australia

Lokasi nya berada di negeri kanggguru, bila dipantau dari udara Great Barrier Reef tampak mulai menghilang secara bertahap akibat perubahan iklim. Faktor-faktor seperti meningkatnya suhu lautan, pencemaran air, pengasaman laut dan juga badai menyebabkan rusaknya terumbu karang dan pemutihan karang massa.

Bangladesh

Negeri ini berada di delta Gangga – Brahmaputra di pusat badai sempurna pada ondisi klimaks. Hampir 50 % luas wilayahnya akan banjir jika permukaan laut naik 1 meter. Bencana alam seperti banjir, siklon tropis, tornado dan pasang surut terjadi setiap tahun sehingga menyebabkan kerugian dan kehancuran

Alaska Tundra

Pemanasan global memanaskan Arktrik dua kali lebih cepat dari seluruh wilayah di dunia berarti Alaska Tundra Utara yang indah dapat lenyap jika suhu terus meningkat. Jika Alaska Tundra mencair dapat mengubah ekosistem secara drastis dan melepaskan karbon, ironisnya dapat mempercepat pemanasan global.

Sahara  – Afrika

Sahara merupakan gurun terluas di dunia dan masih akan terus bertambah luas ke seluruh Afrika Utara yang tentu akan mengubah lingkungan benua Afrika secara keseluruhan. Pertumbuhan luas gurun Sahara mencapai 0,5 km setiap bulannya.

Maladewa

Negara terendah di dunia yang memiliki ketinggian rata-rata hanya 1,5 km di atas permukaan laut. Apabila permukaan laut pasang terlalu tinggi yang diakibatkan oleh pemanasan global maka Maladewa akan lenyap ditelan oleh laut.

Patagonia – Amerika Selatan

Akibat dari suhu yang terus meningkat dan curah hujan yang menurun menjadikan banyak dinding gletser yang runtuh. Meskipun tanah ini tidak akan hilang sepenuhnya pemandangan akan sangat berbeda jika pemansan global berlanjut.

Australia Selatan

Seperti halnya gurun Sahara,  Australia Selatan pun mengalaminya yaitu meluasnya gurun. Di seluruh wilayah pasokan air segar mengering. Sementara itu dataran kering menyebabkan terjadinya kebakaran hutan, mengancam pertanian, satwa liar dan ratusan pemukiman di Australia.

Alpen

Alpen Eropa berda lebh rendah dari pegunungan Rocky sehingga gletser di Alpen lebih rentan terhadap pemansan global. Gletser yang indah ini diperkirakan akan menghilang pada tahun 2050.

Menjaga lingkungan terutama lingkungan di sekitar menjadi tanggung jawab kita bersama untuk kelangsungan dan kelestarian alam. Ketidakpedulian kita akan mengakibatkan kerugian yang tidak ternilai bukan saja terhadap masa sekarang namun juga masa depan anak cucu kita.

Demikian artikel Wilayah Yang Akan Menghilang Akibat Perubahan Iklim Ekstrim. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi pengetahuam bagi kita semua. Terima asih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *