Legenda Ikan Sungai Janiah

Aku mau cerita tentang Legenda Ikan Sungai Janiah, lokasinya berada di kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Legenda Ikan Sungai Janiah
Pada jaman dahulu ketika di puncak Gunung Marapi persediaan air sedang sulit Sutan Basa diperintah untuk mencari tempat baru untuk penduduk. Sutan Basa menemukan kawasan yang memiliki sungai dan mata air yang sangat jernih yaitu  Sungai Janiah. Namun tempat itu telah ditempati oleh bangsa jin, maka Sutan Basa menyampaikan keinginannya kepada jin tinggal di tempat itu bersama kelompoknya.
Mereka boleh tinggal dengan syarat paman Sutan Basa yaitu Datuk Rajo Nando, anak keturunannya bila menebang pohon, maka sisa dari pohon tersebut harus dibuang ke arah jatuhnya pohon. Kalau kesepakatan ini dilanggar, maka keturunan dari keduanya akan memakan kerak-kerak lumut, tempatnya tidak diudara tidak juga di daratan.
Suatu waktu ada keinginan untuk membangun gedung pertemuan atau balairung untuk tempat berkumpul. Maka ditugaskanlah sekelompok orang untuk mencari kayu sebagai tonggaknya. Namun saat menebang pohon mereka lupa akan janji yang telah disepakati oleh kepala suku. Karena tidak mengindahkan janji tersebut maka hasil tebangan pohon tersebut mengenai anak- anak jin yang membuat marah keluarga jin, mereka menurunkan batu-batu dari Bukit Batanjua yang ada di sekitar sungai tersebut, yang menyebabkan gempa. Keadaan ini menyebabkan hubungan tidak harmonis antara keduanya.
Suatu waktu Datuak Rajo Nando dan istrinya pergi ke ladang dengan meninggalkan anak perempuan mereka berusia 8 bulan. Setelah pulang dari ladang, mereka tak menemukan anak tersebut. Lalu istri Datuak Rajo Nando bermimpi agar memanggil anaknya di Sungai Janiah dengan cara membawa beras dan padi dan memanggil anaknya. Esok harinya dilakukanlah seperti di mimpinya.
Setelah dipanggil datanglah dua ekor ikan yang satu tampak jelas dan yang satu lagi tampak samar. Ternyata ikan yang tampak jelas itu adalah anak Datuak Rajo Nando dan satunya lagi adalah anak jin. Hal ini terjadi karena keduanya telah melanggar janji, sehingga harus menanggung akibatnya.
Demikian Legenda Ikan Sungai Janiah, sebuah legenda yang menambah ragam budaya dari masyarakat Minangkabau terutama daerah Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Baratdengan tidak meninggalkan akidah yang kita miliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *