Semut yang rajin dan Belalang yang pemalas

Aku mau cerita tentang Semut yang rajin dan Belalang yang pemalas. Dongeng ini memang sudah ribuan bahkan jutaan kali dibaca. Yang mengisahkan ketekunan golongan semut saat mempersiapkan kebutuhan hidupnya untuk menghadapi musim dingin yang panjang dan ganas. Sedangkan sebaliknya bagi belalang yang sifatnya pemalas dan hanya bersenang-senang saja sehingga akan merasakan akibatnya saat tidak ada sedikitpun yang dapat dimakan. Simak ya kisahnya.

Pada siang hari di akhir musim gugur, keluarga semut yang telah bekerja keras sepanjang musim panas untuk mengumpulkan makanan, mengeringkan butiran-butiran gandum yang telah mereka kumpulkan selama musim panas.

Datanglah seekor belalang yang kelaparan, dengan sebuah biola di tangannya datang dan memohon dengan sangat agar keluarga semut itu memberikan sedikit makan untuk dirinya.
“Hai Semut, berilah aku sedikit saja makananmu” pinta sang Belalang,”aku sangat lapar sekali”
“Apa!” teriak sang Semut dengan terkejut, “bukankah kamu telah mengumpulkan dan menyiapkan makanan untuk musim dingin yang akan datang ini?”
“Aku tidak mengumpulkan makanan saat musim panas lalu” kata Belalang
“Lalu selama ini apa saja yang kamu lakukan sepanjang musim panas?”tanya Semut
“Saya tidak mempunyai waktu untuk mengumpulkan makanan,” keluh sang Belalang; “Saya sangat sibuk membuat lagu sampai musim panas pun telah berlalu.”
Semut tersebut kemudian mengangkat bahunya karena merasa gusar.
“Membuat lagu katamu?” kata sang Semut, “Baiklah, sekarang setelah lagu tersebut telah kamu selesaikan pada musim panas, sekarang saatnya kamu menari!”
Kemudian semut-semut tersebut pergi meninggalkan sang Belalang yang kelaparan.
Pesan yang didapat dari cerita tersebut adalah manfaatkanlah waktu mu dengan mengerjakan hal-hal yang baik dan benar sehingga akan berguna di masa yang akan datang. Kisah bila didalami dapt menjadi pelajaran bagi kita semua. Ketika masa muda kita selalu bekerja keras maka masa tua tidak perlu khawatir kekurangan. Namun bila tidak memanfaatkan masa muda maka meyesallah kita hingga akhir hidup.
Demikianlah kisah tentang Semut yang rajin dan Belalang yang pemalas. Mudah-mudahan bermanfaat. Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *