Wisata Luar Angkasa Pakai Kereta

Wisata Luar Angkasa Pakai Kereta. kali ini deasikumbang akan berbagi tentang sebuah tempat wisata edukasi di Jakrta yaitu Planetarium. Yang merupakan tempat dimana kita dapat mempelajari lebih dalam tentang luar angkasa. Perjalanan kita awali dari stasiun Kranji Bekasi, langsung menuju loket beli karcis. Eit, saya lupa, ternyata KAI sekarang sudah menerapkan sistem baru, jadi kita dikasih semacam kartu chip bukan karcis lagi, dan harus menentukan secara spesifik stasiun tujuan. Saya pun menentukan stasiun tujuan yaitu Cikini. Sampai di stasiun Cikini melanjutkan perjalanan dengan naik bajaj sebenarnya jaraknya nanggung sih hanya 1 KM saja tapi karena cuaca Jakarta juga lagi hujan akhirnya kita naik bajaj aja, tawar menawar sepakat 7000 rupiah.

Nah ini dia lokasi yang kita tuju untuk menuju ruang angkasa yaitu PLANETARIUM yang berada di area Taman Ismail Marzuki. Ya di Planetarium ini kita akan diajak untuk menikmati wisata luar angkasa. Bentuk bangunannya cukup unik dengan bentuk kubah yang merupakan layar pertunjukkan, sehingga kita seolah-olah menyaksikan antariksa secara nyata.

Begitu masuk gedung Planetarium, prediksi saya meleset padahal hari Minggu dan kondisi hujan pula ternyata cukup ramai juga. Langsung menuju loket sambil melihat harga tiket dan jadwal pertunjukan yang dipajang tepat di atas loket. Sembari menunggu gerbang menuju ruang pertunjukkan dibuka, kita dapat melihat koleksi foto-foto dari benda-benda luar angkasa, baju astronot, dan juga sejarah dari Planetarium Jakarta.

Lalu kita dipersilahkan masuk ruang pertunjukan, setelah semua penonton dan duduk dengan rapi lampu ruangan dimatikan, perjalanan ke luar angkasapun dimulai. Pertama dari sususan tata surya, gugusan bintang, rasi bintang, satelit, matahari dan bulan. Lalu kita diajak ke planet-planet tersebut sembari diberikan narasi secara lengkap.

Ada satu hal yang cukup menggelikan sebenarnya. Banyak ibu-ibu yang bawa bayi atau bahkan kakek-nenek yang ikut-ikutan nonton juga. Memang tidak ada larangan untuk hal tersebut namun yang terjadi pada saat pertunjukan mereka malah ngobrol atau bahkan pada keluar ruangan. Akibatnya adalah mengganggu para penonton lainnya. Saran saya lebih baik mereka menunggu saja di luar kecuali mereka harus mendampingi anak mereka.
Menurut saya segmen untuk Planetarium adalah para pelajar SD, SMP dan SMU. Oleh karena itu bagi anda yang memiliki anak masih balita ngga perlu ajak mereka ke sana dijamin ngga nyambung yang ada mereka malah rewel.
Segitu dulu ya saya bagi-bagi pengalaman perjalanan luar angkasa pakai kereta ke Planetarium, untuk saat ini mungkin baru sekedar pertunjukan tapi di masa yang akan datang keretanya langsung menuju ruang angkasa, siapa tahu ?

Simak juga : Jadwal Pertunjukan Planetarium Jakarta dan Harga tiketnya

Tip untuk anda mengunjungi Planetarium Jakarta:

  1. Pastikan dahulu jam pertunjukan dan tempat duduk yang tersedia dengan menghubungi lewat telepon atau situs Planetarium. Silahkan simak di Jadwal Pertunjukan dan Harga tiket Planetarium Jakarta
  2. Jangan terlalu mepet dengan jadwal pertunjukan karena untuk mengantre tiket dengan jam pertunjukkan cukup jauh bisa-bisa ngga kebagian tiket.
  3. Setelah dapat tiket tidak perlu antre lagi menuju ruang pertunjukkan. Karena saya lihat waktu pertujukkan pukul 14.30, pintu menuju ke ruang pertunjukkan baru dibuka pukul 14.00, tetapi orang-orang sudah pada antre menuju ruang pertunjukkan. Padahal waktu masih menunjukkan pukul 13.00. jadi bila anda ke sana, tidak usah ikut ikutan antre. Nanti saja pas setengah jam menjelang pertunjukkan dan gerbang sudah dibuka baru deh ikut antre, tenang aja pasti kebagian duduk kok, tiket yang dijual sudah dihitung pas dengan jumlah kursi.
  4. Untuk anda yang membawa keluarga, siapkan makanan atau cemilan dan minuman secukupnya. Bukan untuk disantap pas jam pertunjukkan karena ada larangannya, tapi antisipasi menunggu waktu pertunjukkan. Seperti saya sampai di Planetarium jam 12.00 tapi baru masuk jam 14.30, berarti saya menunggu sekitar 2 jam setengah. Memang banyak sih yang menjual makanan dan minuman di sana, tapi ya harap maklum harganya melambung, mungkin belanjanya di luar angkasa kali ya.
  5. Siapkan jaket atau baju hangat. Entah karena cuaca yang hujan atau memang ruang pertunjukkan yang dingin. Suhu di dalam ruang pertunjukan dingin banget.
  6. Tip terakhir mungkin yang paling mujarab tapi tidak saya sarankan. Untuk pembelian perorangan maksimal adalah 6 orang terkadang untuk membeli 2 tiket yang antre kedua-duanya (biasanya para ABG) artinya mereka masih mempunyai hak membeli 10 tiket lagi. Karena kondisi antrian yang melingkar maka kita bisa ketemu dengan antrean yang jauh di depan kita. Ya basa basi sedikit kalau beruntung kita titip deh. Koq curang sih? Itu karena kepanikan saya aja yang takut ngga kebagian tiket apalagi ini pertunjukkan terakhir, masa harus balik lagi minggu depan atau bulan depan.

Demikian artikel Wisata Luar Angkasa Pakai Kereta. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi tujuan wisata anda bersama keluarga dan rekan. Terima kasih