Wisata Akal dan Pikiran Dengan Berkreasi di Blog

Wisata Akal dan Pikiran Dengan Berkreasi di  Blog. Manusia diberkahi oleh Yang Maha Kuasa akal dan pikiran sehingga menjadikan makhluk yang sempurna. Tergantung kepada kita bagaimana cara memanfaatkannya. Banyak cara yang dilakukan untuk menyalurkan segala hal yang ada di akal dan pikirannya. Dari hal yang positif bahkan sampai negatif. Ini karena otak kita ada kapasitasnya sehingga tak mungkin menampung semua data yang kita kirimkan kepadanya.
Wisata Akal dan Pikiran Dengan Berkreasi di Blog
Menurut cerita yang saya dengar, Einstein pun tidak hafal dengan no telepon dirinya. Koq bisa ya? Jawaban beliau cukup simple, untuk apa menjejali memori otak dengan hal yang bisa kita simpan di tempat lain misalnya ditulis aja di buku. Einstein saja yang mempunyai tak berlabel jenius tidak mau membebani otaknya dengan hal sepele apalagi kita yang punya level biasa-biasa saja.

Pengalaman saya ketika bekerja sama dengan orang Jepang yang katanya sih otaknya canggih-canggih, justru memberi tip kepada saya yang agak mengejutkan namun masuk logika. Tipnya adalah bawa buku yang mudah dibawa kemanapun kita pergi seperti buku notes contohnya yang bisa dimasukkan dalam saku. Maksudnya apa nih? Tujuannya untuk mencatat segala hal yang penting dalam buku itu, kalau kita hanya mengandalkan memori otak kita, satu-dua hari mungkin masih ingat namun bila sudah hitungan tahun apa kita masih bisa mengingatnya.

Lalu apa kita tidak boleh memakai akal dan pikiran kita? Eit jangan salah persepsi dong. Akal dan pikiran kita harus tetap digunakan dan diasah terus tentunya agar tidak menumpuk sehingga membuat mampat bisa-bisa berakibat buruk jadinya. Oleh karena itu saya memilih berkreasi di blog untuk mengolah otak dan pikiran agar tersalurkan.
Dari sini saya berusaha untuk terus mengikuti jalur dan tujuan semula. Yaitu wisata akal dan pikiran dengan berkreasi di  blog. Beberapa kali saya terjebak dengan keruwetan dan kerumitan saat ngeblog, yang katanya blog tidak sesuai dengan SEO, tidak berada di halaman awal Google, daftar ke adsense ditolak terus sehingga memancing saya untuk memperbaiki blog saya. Karena pengetahuan dan pengalaman yang sangat minim justru membuat waktu untuk ngeblog terkuras mengatasinya. Yang timbul adalah wisata saya tidak nyaman dan saya tidak menikmatinya.
Akhirnya semua kembali kepada anda, apa tujuan kita nge blog?