Wisata Outbound Sebagai Ajang Peningkatan Potensi Sosial

Wisata Outbound Sebagai Ajang Peningkatan Potensi Sosial. Mendengar kata outbound, pasti kita akan langsung teringat pada wahana yang disediakan oleh objek wisata seperti  flying fox dimana kita meluncur dari ketinggian dengan cara bergelantungan, two line bridge yaitu meniti jembatan dengan hanya menggunakan dua tali, spider net yang berbentuk laba-laba atau paintball sebagai ajang tembak-tembakan menggunakan peluru khusus yang berwarna-warni.  Namun kali ini saya ingin menjelaskan pengertian Outbound yang lebih luas yaitu kegiatan yang dilakukan di luar ruangan secara kelompok.
Wisata Outbound Sebagai Ajang Peningkatan Potensi Sosial
Pada dasarnya outbound dimaknai sebagai pembebasan atas potensi dasar, pola pikir dan budaya keterbatasan. Dengan demikian, seseorang dapat melepas semua hal itu dengan cara mengenali potensi besar yang selama ini terpendam, mengubah pola pikir yang membuat dirinya kaku, serta melepas diri dari budaya sugesti yang mengukung potensi diri. Dengan setting lingkungan fisik dan sosial yang unik berbeda dengan keseharian para peserta  dimotivasi untuk terus berinisiatif menghadapi petualangan yang diberikan.
Dalam kehidupan sehari-hari, sebuah hasil sangat diperhatikan. Namun dalam permainan tidak begitu penting. Karena itu kita dapat berkonsentrasi pada proses bermain tanpa memikirkan akibat, lalu menarik kesimpulan dari pengamatan proses tersebut. Apa yang dapat kita pelajari dari permainan, kemudian diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
Outbound dijadikan pilihan bagi pelatihan karena menggunakan metode simulasi yang mengasimilasi kehidupan sehari-hari yang kompleks menjadi sederhana dalam suasana gembira. Selain itu kegiatan inijuga menggunakan pola belajar melalui pengalaman (experimental learning) langsung terhadap sebuah fenomena sehingga esensi pengalaman tersebut dapat ditangkap dengan mudah. Setelah outbound diharapkan terjadi perubahan, baik secara internal maupun eksternal dalam diri setiap peserta.
Dengan kebersamaan dalam kelompok, peserta juga diajarkan bagaimana berempati dengan sesama serta bagaimana mengendalikan diri dan ketahanan mental. Peserta juga diajak untuk mampu memahami kelebihan atau kelemahan orang lain serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerja sama tim.
Selain meningkatkan kepercayaan diri, peserta juga dapat memanfaatkan outbound sebagai sarana mengasah jiwa kepemimpinan dan melaitih diri dalam mengambil keputusan. Selain itu, outbound juga memberikan keuntungan bagi perusahaan. Permainan yang disajikan mengandung berbagai makna terselubung untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang merupakan aset berharga bagi perusahaan. Peserta diajak memahami karakter orang, dilatih untuk beradaptasi dengan siapapun dan dengan kondisi apapun. Peserta juga dilatih untuk bisa menghargai, mengaktualisasi diri dan menanamkan semangat kerjasama tim. Oleh karena itu saat ini banyak perusahaan mengadakan acara outbound untuk para karyawannya karena manfaat dan hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menjadi nilai tambah yang sangat positif
Terlebih lagi orang dewasa justru akan mengalami kemajuan jika dihadapkan pada masalah-masalah nyata. Dengan begitu, kemampuan problem solvingnya pun akan terasah. Suasana santai yang memungkinkan terciptanya ide-ide segar. Permainan yang disajikan dalam outbound memang telah disusun sedemikian rupa sehingga  bukan hanya faktor psikomotorik (fisik) perserta yang tersentuh malainkan juga afeksi (emosi) dan kognisi (kemampuan berfikir).

Kegiatan atau jenis permainan yang cocok untuk acara outbound :

  1. Permainan halo apa kabar
  2. Permainan rusa dan pohon
  3. Permainan dar der dor

Demikian artikel tentang Wisata Outbound Sebagai Ajang Peningkatan Potensi Sosial. Semoga dapat bermanfaat bagi rekan-rekan sekalian. Terima kasih.