Tradisi Balimau | Mandi Menjelang Puasa Ramadhan Masyarakat Minangkabau

Tradisi Balimau | Mandi Menjelang Puasa Ramadhan Masyarakat Minangkabau. Pada dasarnya balimau adalah proses membersihkan tubuh dengan cara mandi dari sumber air alami dengan menggunakan limau sebagai sabunnya karena pada jaman dahulu tidak ada sabun maka buah limau yang digunakan karena memiliki sifat mampu membersihkan lemak, minyak dan keringat. Bahkan ada pula yang menambahkan ramuan pewangi alami yang terdiri dari daun pandan, bunga kenanga, akar gambelu yang menghasilkan aroma yang harum.
Tradisi Balimau | Mandi Menjelang Puasa Ramadhan Masyarakat Minangkabau
Proses ini berlangsung sehari menjelang puasa Ramadhan dengan tujuan untuk mensucikan diri baik lahir maupun batin untuk mempersiapkan puasa di bulan suci Ramadhan. Tradisi ini telah berlangsung selama berabad-abad di masyarakat Minagkabau. Terlepas dari adanya pro kontra bahwa tradisi ini tidak sesuai dengan akidah Islam. Semua itu kembali kepada keyakinan yang melaksanakannya. Karena pada prinsipnya mandi untuk membersihkan tubuh adalah baik ditinjaudari segi kesehatan maupun agama selama masih sesuai dengan syariat.
Tradisi mandi sebelum puasa ternyata tidak hanya di daerah Minangkabau saja, melainkan ada daerah lain yang juga  memiliki tradisi ini, yaitu:
  1. Ngelop : Kalianda – Lampung
  2. Kaprah: Pandeglang – Banten
  3. Balimau Kasai : Riau
  4. Belangiran : Teluk betung –  Lampung
  5. Mandi balimau : Palembang – Sumatera Selatan
  6. Padusan : Karang anyar – Jawa tengah
  7. Mandi suci : Enrekang – Sulawesi selatan

Demikian artikel saya tentang Tradisi Balimau | Mandi Menjelang Puasa Ramadhan Masyarakat Minangkabau. Semoga bermanfaat dan menambah khasanah budaya tanah air tercinta. Penulis mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan bagi yang menjalankan. Terima kasih