Janjang Koto Gadang | Tembok Cina Bukittinggi

Janjang Koto Gadang | Tembok Cina Bukittinggi. Koto Gadang merupakan nama sebuah nagari atau desa yang berada di bagian bawah kabupaten Agam sehingga untuk menuju ke tempat ini harus berputar mengelilingi ngarai dapat dikatakan daerah ini menjadi terisolir dari kota Bukittinggi. Para turis atau wisatawan yang ingin mengunjungi Koto Gadang sering membatalkan niatnya karena melihat kondisi jalan yang harus dilewati. Oleh karena itu dengan adanya janjang atau jembatan ini dari ateh ngarai atau Bukittinggi dapat langsung melewati Bantolaweh dan Ngarai lalu tiba di Koto Gadang.

Koto Gadang memiliki potensi daerah yang dapat diandalkan terutama kerajinan tangan yaitu kerajinan perak, tenunan amai setia lalu ada pula kuliner yang terkenal yaitu gulai itik  lado mudo yang identik dengan rasa pedasnya yang menggugah selera. Sehingga sangat ideal untuk dikunjungi para wisatawan.

Janjang Koto Gadang | Tembok Cina Bukittinggi
Bila anda dari Bukittinggi, untuk menuju Janjang Koto Gadang ini dapat melalui Taman Panorama (baca juga TAMAN PANORAMA BUKITTINGGI, SATU LOKASI TIGA TUJUAN WISATA)
Disebut dangan Great Wall karena janjang ini memang mirip dengan tembok raksasa yang berada di Cina. Namun dimensinya memang lebih kecil namun bila membandingkan pemandangan yang disajikan oleh Janjang Koto Gadang jauh lebih indah terutama dengan Ngarai Sianok nya. Oleh karena itu bila anda berada di Bukittinggi rugi rasanya bila tidak mampir atau singgah ke objek wisata ini.

 

Demikian artikel tentang Janjang Koto Gadang, Tembok Cina Sumatera Barat. semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi untuk tujuan wisata anda bersama keluarga dan rekan. Terima kasih.

0 thoughts on “Janjang Koto Gadang | Tembok Cina Bukittinggi

  • at
    Permalink

    wah bagus banget mbak pemandangannya, dari foto aja bentuknya bagus banget apalagi kalo langsung datang ke sana ya Ya Allah sungguh luar biasa ciptaanmu. oh iya salam kenal blogger dari kalimantan.

    Reply
  • at
    Permalink

    setiap postingan memang saya hanya diwakili oleh 1 foto saja, soalnya pernah dimarahin ama si mbah Google. terima kasih ya sudah berkunjung mas Elang

    Reply
  • at
    Permalink

    ini sebenarnya pengalaman saat melamar di GA, postingan awal saya foto cukup banyak lamaran ditolak terus. belakangan saya hanya mencantumkan satu foto saja ternyata lamaran saya justru diterima.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *