Sungai Favorit Pecinta Arung Jeram Sejati

Sungai Favorit Pecinta Arung Jeram Sejati. Bagi anda yang menyukai arung jeram saat ini banyak tersedia arena susur sungai di berbagai daerah yang dikemas dalam bentuk paket wisata. Namun bagi petualang sejati tentu akan merasa kurang menantang bila hanya merasakan deras nya air sungai yang telah dimodifikasi sedemikian rupa karena memang wisata arung jeram sangat mengutamakan keselamatan para wisatawan karena kebanyakan dari mereka bahkan pengalaman yang pertama kali.

Sungai Favorit Pecinta Arung Jeram Sejati

Di indonesia yang kaya dengan sumber daya alam nya termasuk sungai-sungai yang masih alami sebagai tempat untuk melakukan arung jeram bagi para profesional atau telah mahir. Menyusuri sungai yang diapit oleh hutan-hutan lebat dan tentunya melewati jeram-jeram ekstrim yang dicari. Berikut adalah daftar Sungai Favorit Pecinta Arung Jeram Sejati yang memberikan sensasi kepuasan luar biasa:

1. Sungai Boh – Kalimantan Utara
Merupakan anak sungai Mahakam yang berkelok sepanjang Kabupaten Malinau, Kutai Barat dan Bermuara Di Long Bagun. Dibutuhkan waktu sekitar 3 hari dari Samarinda untuk menuju tempat ini. Long Bagun biasanya dijadikan sebagai tempat transit selama sehari untuk melanjutkan kembali perjalanan darat ke Desa Agung Raya yang merupakan titik awal penelusuran Sungai Boh. Kita dapat menyaksikan anggrek hitam yang sudah langka dan juga ular derik (parias sumatranus). Ikan-ikan raja yang memiliki panjang 1,5 meter banyak ditemukan di Sungai Boh.
2. Sungai Alas – Aceh
The River Of Red Apes, sungai kera merah. Sungai yang membelah wilayah Kutacane di Kabupaten Aceh Tenggara masih berada dalam kawasan Taman Nasional Hutan Leuseur. Ada pula sekelomppok kupu-kupu kuning dari famili pieridae bernama common brimestone atau goneptery rhamni yang membentuk formasi layaknya pita panjang. Untuk menuju ke Sungai Alas yang memiliki lebar hingga 20 meter ini kita dapat menempuh jalan darat dari Medan ke Ketambe yang merupakan titik awal penulusan selama 9 jam. Di Ketambe banyak pemandu yang akan mendampingi anda selama melakukan arung jeram.

3. Sungai Kreung Tipa – Aceh
Rikiet Jait atau Terangon merupakan titik awal menulusuri Krueng Tipa, ynag membelah hutan dari wilayah Blangkajeren, Kabupaten Gayo Lues hingga kuala Tripa di Aceh Tenggara. Sungai ini memiliki sekitar 20 jeram besar yang jarang dilewati tersebar di tiga wilayah yaitu Nanga, Perlak dan Tongra. Saking sulitnya sungai itu dilewati membuat pengarung jeram lebih memilih lewat darat dengan menggotong perahu.
Salah satu jeram maut adalah Katanjoran di Tongra, dengan lanskap sungai yang menikung dan bertingkat. Para pemburu jeram nekat melewati ketanjoran hingga bermuara di Kuala Tripa selama lima hari empat malam. Perjalanan ke lokasi dapat ditempuh dengan perjalanan darat dari medan ke kutacane selama 8 jam dan dilanjtkan ke Blengkejeran 3 jam.

4.  Sungai Cikandang – Jawa Barat
Sungai Cikandang terletak di Desa Suka Mulya, Kecamatan Pakenjeng, kurang lebih 60 kilometer dari kota Garut. Titik awal penelusuran sungai dapat dimulai dari perbukitan Ciarinem, Garut Selatan, sepanjang 20 kilometer dan bermuara di Cijayana laut Pameungpeuk. Hulu dan hilir sungai cikandang sangat jauh dari pemukiman penduduk sehingga vegetasi hutan hujan dan kualitas air di daerah hulu sungai Cikandang masih sangat terjaga. Jeram berukuran sedang banyak ditemui terutama di daerah pertemuan aliran sungai Ciarinem dan Cikandang. Karst atau kawasan batu gamping alami menambah kekayaan sepanjang sungai.Demikian Sungai Favorit Pecinta Arung Jeram Sejati. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi pengetahuan kita bersama. Terima kasih