Rumah Makan Terkenal di Aceh Yang Mengundang Selera

Rumah Makan Terkenal di Aceh Yang Mengundang Selera.  Nangro Aceh Darussalam (NAD) terkenal juga dengan negeri serambi mekah yang menyimpan pesona wisata yang sangat luar biasa. Provinsi dengan lagu daerah Bungong Jeumpa ini memiliki kekayaan kuliner bervariasi. Beberapa dari menu tersebut dapat kita temukan di Rumah Makan Terkenal di Aceh berikut ini
RUMAH MAKAN KHAS ACEH RAYEUK, Jalan Medan Banda Aceh Kilometer 3,4, Leungbata, Banda Aceh
Rumah Makan Terkenal di Aceh Yang Mengundang Selera
Bagi wisatawan yang datang dengan pesawat, posisi restoran ini strategis, berada di jalur penghubung bandar udara Sultan Iskandar Muda dan pusat kota Banda Aceh. Menu andalannya adalah ayam tangkap. Bahan utamanya yaitu ayam kampung yang berumur 2-3 bulan. Dagingnya direndam dengan air kelapa, ditambah rempah-rempah seperti kunyit,daun pandan, dan daun dalam. Ayam muda itu dicacah menjadi seukuran satu ruas jari, lalu digoreng bersama daun melinjo. Dijual dengan harga 60 ribu per ekor.
Rumah Makan Aceh Rayeuk (Aceh Besar) juga tempat yang tepat untuk mencicipi Pliek’u. Sayuran khas Aceh ini menggunakan bumbu yang terbuat dari kelapa yang dibusukkan. Diperam sampai satu bulan. Rasanya mirip gulai daun singkong tapi lebih masam. Selain daun singkong, dicampurkan pula daun melinjo, daun kari, melinjo muda, dan kulit lembu dalam sayuran tersebut.
WARUNG NASI HASAN, Jalan Laksamana Malahayati, Kreung Raya
Telah buka sejak 25 tahun yang lalu, warung nasi hasan menjadi tempat yang wajib dikunjungi saat kita ingin mencicipi masakan aceh. Menu istimewa dari rumah makan ini adalah ayam goreng panas. Menu dari ayam goreng ini resepnya dipegang langsung oleh sang pemilik yaitu bapak Hasan. Setiap pagi beliau berkeliling ke toga warung nya untuk membubui ayam tersebut. Setiap hari warung nasi hasan mampu menjual 2 ekor kambing dan 200 ekor ayam
MIE ACEH RAZALI, Jalan Panglima Polim 83-85, Banda Aceh
Warung mie ini berawal dari Razali, pedagang keliling yang berjualan sejak 1967. Racikan dari mie Aceh ini menonjolkan rasa kari pada masakannya. Seiring dengan waktu, menu mie Aceh Razali berkembang termasuk mie kepiting yang dihargai 35,000 rupiah
SATE GURITA, Pujasera Kuliner, Sabang, Pulau Weh
Hidangan ini tergolong baru sejak 2005. Sang pemilik Siti Halimah mencoba menu baru untuk warung satenya. Ada dua bumbu pendamping sate gurita yaitu bumbu jawa, saus kacang dan bumbu padang yang terdiri dari campuran kunyit, jahe, langkuas, tepung beras, dan tepung kanji. Meski gurita tergolong asing bagi masakan aceh, pilihan bumbu ini membuat sate gurita lebih dekat.
SATE MATANG YAKIN RASA, Jalan Sriratu Syafiatuddin, Peunayong, Banda Aceh
Sete ini diberi nama sesuai dengan daerah asalnya yaitu Desa Matang Glumpang Dua, Kabupaten Bireun. Sate yang berbahan sapi atau kambing ini, di tempat asalnya dijual di warung kopi yang buka 24 jam. Kunci kelezatan sate ini terletak pada pembubuan pra pembakaran yang menggunakan jahe, kemiri, lengkuas, kunyit, bawang dan serai.
Dengan bumbu kacang, rasanya lebih gurih daripada kebanyakan sate kambing di Jakarta. Hanya, potongannya lebih kecil. Sate ini dijual 20 ribu per porsi sudah termasuk kuah soto.
Jangan lupa simak pula artikel menarik lainnya tentang Aceh yaitu Kuliner Lebaran khas Aceh dan Batu Cincin Black Jade Aceh.

 

Demikian artikel Rumah Makan Terkenal di Aceh Yang Mengundang Selera. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi bagi kita semua. Terima kasih