Liburan Berkesan di Kota Semarang Jawa Tengah

Liburan Berkesan di Kota Semarang Jawa Tengah. Pada waktu itu, keluarga dan aku sedang pulang mudik lebaran ke Kediri, Jawa Timur. Rasanya seru sekali kalau mudik dengan mobil, lebih terasa pulang kampungnya. Nah ketika itu, kita sudah sampai daerah Jawa Tengah dan kita itu belum menentukan bakal dimana kita beristirahat karena hari sudah mulai makin malam, pada saat itu sudah sekitar jam 9.00 malam. Takutnya Abi ku tidak kuat untuk melanjutkan perjalanan yang masih panjang.
Akhirnya kita memutuskan untuk menginap di Semarang, Jawa Tengah. Pada saat itu kita menentukan ketika kita sedang di kota Kudus, Jawa Tengah. Karena di Semarang banyak hotel yang cukup murah dan nyaman apabila kita memesannya memakai aplikasi on line. Setelah setengah jam kita mencari-cari hotel yang bakal kita booking dan akhirnya kita memilih untuk menginap di Hotel Horison Semarang. Awalnya sih kita agak dilema antara hotel yang mana bakal kita booking, karena semuanya murah meriah dan nyaman.
Sesampainya di Semarang kita mencari lokasi hotel yang sudah kita pesan. Ternyata letak Hotel Horison sangat strategis karena dekat sekali dengan alun-alun Kota Semarang dan pusat perbelanjaan. Di sana juga banyak orang-orang jualan makanan dan tempat menyewa mobil-mobilan, sepeda roda dua, tiga dan bahkan empat. Biasanya bila sudah malam, mobil-mobilan, sepeda dan sejenisnya itu bakal menyala lampu warna-warni.  Harga sewanya Rp.30.000 untuk siang sedangkan harga pada malam hari lebih mahal yaitu Rp.40.000 karena kalau pada malam hari mobil-mobilan, sepeda dan sejenisnya itu memakai lampu warna warni yang akan menyala.
Ketika sampai di hotel jam 11.00 malam, kita check in terlebih dahulu dan kita dapat kamar yang jendelanya menghadap alun-alun dan jendelanya juga sangat besar jadi kita bisa lihat pesona Kota Semarang pada malam hari. Pemandangannya sangat menarik dan bagus sekali, bila malam hari banyak lampu yang menyala karena banyak kendaraan kecil di alun – alun tersebut. Kita juga bisa melihat aktivitas kota Semarang yang ramai.
Aku ingin sekali berjalan-jalan di alun-alun itu. Tapi waktu yang tidak memungkinkan karena hari sudah malam dan besok rencana kita untuk berangkat lagi untuk pulang. Dan akhirnya kita tidur dan istirahat dengan nyaman.
Paginya, kita berencana untuk berangkat pagi untuk pulang ke Bogor namun ternyata hal tersebut dibatalkan. Kenapa? Kita memutuskan untuk mengundur sehari untuk pulang ke Bogor sebab hari tersebut adalah hari spesial untuk kita. Kita meminta untuk tetap disini untuk sehari lagi karena adikku Fadhil sedang berulang tahun. Pada tanggal 10 juli kemarin dan akhirnya Abi ku memutuskannya. Rasanya senang sekali untuk tinggal sehari lagi disini. Kita bisa keliling Kota Semarang ini.
Minggu pagi kulihat di Alun-alun dari jendela kamar hotel, banyak orang-orang yang sedang lari pagi dan berolahraga. Ada juga yang sibuk foto-foto dan sebagainya. Semacam Car Free Day di Jakarta.
Karena kita menginap lagi jadinya kita jalan-jalan ke bawah dan ke Alun-Alun dengan jalan kaki karena sangat dekat sekali dengan hotel kita menginap. Disana kita menyewa dua sepeda roda 2 dengan harga Rp.60.000 dengan waktu setengah jam. Aku berboncengan dengan Adikku dan Abi berboncengan dengan Ummiku. Kita mengeliligi Alun-alun dengan senang walaupun panas melanda tetapi tetap asyik menikmati Kota Semarang.
Rasa haus dan lapar setelah berjalan-jalan, Kita pun mengisi energi dengan membeli sosis bakar dan jus jeruk peras asli. Kita makan dan minum di kursi umum yang terdapat di Alun-alun. Panas mulai terik dan menyengat kita memutuskan untuk kembali ke Hotel.
Beberapa jam kemudian kita beristirahat sebentar di hotel lalu dilanjutkan dengan jalan-jalan ke Mall Semarang dekat dengan hotel dan mencari makan siang dan membeli lumpia yang merupakan salah satu khas kuliner di Semarang.
Kita rencana ingin membeli lumpia khas di tempat yang direkomendasikan oleh pamanku yang pernah kesana. Katanya lumpia disana itu enak dan khas. Toko tersebut dan kita makan di sebuah restoran ayam di Semarang. Aku lupa nama restorannya tapi enak dan sangat terjangkau.  Lalu kita makan ayam di sebuah restoran di Semarang. Aku lupa nama restorannya tapi makanan di sana enak-enak.
Sehabis itu kita tanpa rencana adikku minta untuk ke Lawang Sewu. Ternyata Lawang Sewu dekat sekali dari situ. Akhirnya kita memutuskan untuk mengunjungi Lawang Sewu untuk pertama kalinya. Karena sebelumnya belum pernah aku kesana. Disana banyak tempat objek-objek foto yang bagus dan banyak sejarah yang bakala kita dapatkan. Bangunan Lawang sewu memiliki banyak pintu katanya sih ada 1000 pintu. Disana ada penyanyi keroncong untuk menghibur para pengunjung. Lagu yang dinyanyikan sangat enak-enak. Harga tiket masuk Lawang Sewu sekitar 10.000 ribu untuk dewasa.
Setelah ke Lawang Sewu kita balik ke hotel dan besoknya kita sarapan pagi lalu lanjut check out dari hotel pagi hari jam 10.00 an. Momen tersebut tidak bakal kulupakan. Karena banyak sekali kenangan yang tidak bakal aku lupakan.
Penulis : HUSNIA DHIA RUSYIDAH
Siswa kelas IX – 3
SMP AL AZHAR SYIFA BUDI CIBINONG
BOGOR – JAWA BARAT