Pengalaman Mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Pengalaman Mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Berawal dari kegemaran sang putri membaca, kami berniat untuk mengajaknya ke perpustakaan nasional yang terletak di Jalan Merdeka Selatan no 11 Jakarta yang baru saja diresmikan oleh bapak presiden Jokowi pada tanggal 14 September 2017 ini memiliki 27 lantai disebut-sebut gedung perpustakaan tertinggi di dunia.

Dengan antusias di hari Minggu 29 Oktober 2017 kami pun berangkat dari rumah menuju stasiun Tambun untuk naik kereta commuter line yang baru saja beroperasi hingga Cikarang karena selama ini hanya sampai stasiun Bekasi saja.

Wow ternyata penumpang sangat membludak di stasiun Tambun, ditambah lagi kereta sudah penuh sesak oleh penumpang dari Cikarang namun karena keinginan yang kuat ingin mengunjungi perpustakaan sang putri tetap ngotot ingin naik juga. Boro-boro dapat duduk dapat berdiri nyaman pun sudah bagus. Mau tidak mau harus berdiri dengan kondisi kejepit kanan kiri depan belakang. Kasihan juga tapi bagaimana lagi, sanggupnya ya cuma naik KRL yang tiketnya cuma 4 ribu saja.

Berbekal sangat sedikit informasi tentang Perpustakaan Nasional, agak bingung juga mau turun di stasiun mana. Coba tanya 3 penumpang lain semuanya geleng kepala. Akhirnya kami putuskan turun di stasiun Gondangdia dengan berdasarkan alamatnya saja. Keluar stasiun niatnya naik bajaj namun tukang bajajnya malah balik bertanya Perpustakaan Nasional lokasinya di mana. Wah daripada ribet ya sudah jalan kaki saja. Di tengah perjalanan coba-coba tanya namun ternyata mendapat jawaban yang sama yaitu tidak tahu.

Sempat ada keraguan juga dalam hati, mungkin memang salah alamat atau bukan sekitar sini. Namun akhirnya setelah bertanya ke sekitar 10 orang dapat juga jawabannya ketika bertanya kepada seorang dengan petugas dengan seragam satpol PP yang sedang bertugas di depan kedubes Amerika. Beliau menjelaskan dengan rinci lokasinya. Dari hasil penelusuran Google Map ternyata yang tertera adalah “National Library”. Dan ini dia bagian depan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Di gerbang kami disambut oleh petugas namun mendapatkan jawaban yang mengecewakan karena Perpustakaan Nasional Republik Indonesia ternyata hari Minggu tutup. Sang putri yang wajahnya tadinya sumringah langsung berubah 180 derajat. Sudah jauh-jauh datang dengan susah payah ternyata tidak bisa masuk. Ya harus bersabar menunggu Perpustakaan Nasional Republik Indonesia buka di hari minggu karena sekolah kan dari Senin hingga Sabtu. Mudah-mudahan cepat terwujud agar kita bisa menikmati juga Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Untuk mengobati kekecewaan sang buah hati, kami mengalihkan tujuan ke Perpustakaan Umum Daerah Jakarta yang terletak di Taman Ismail Marzuki atau bersebelahan dengan Planetarium. Syukurlah ternyata mereka tetap buka di hari Minggu. Akhirnya kesampaian juga mengunjungi perpustakaan.

Demikian artikel Pengalaman Mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi rekan-rekan sekalian. Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *