Penemuan Reruntuhan Peradaban Kuno Di Dunia

Penemuan Reruntuhan Peradaban Kuno Di Dunia. Cukup banyak sekali penemuan peradaban yang hilang. Mereka runtuh karena faktor alam seperti gempa bumi, banjir atau tenggelam oleh lautan. Hal ini tentu menjadi bahan penelitian dan referensi para ahli untuk mempelajari sejarah dan penyebab terjadinya.

Berikut adalah Penemuan Reruntuhan Peradaban Kuno Di Dunia

Istana Cleopatara – Mesir

Di lepas pantai Alexandria, kota dari Alexander Agung terdapat puing-puing kerajaan Cleopatra, ratu terakhir Ptolemeus. Sebuah tim arkeolog kelautan yang dipimpin oleh Franck Goddio melakukan penggalian di kota kuno ini. Sejarawan percaya situs ini tenggelam katena gempa bumi dan gelombang pasang lebih dari 1600 tahun yang lalu. Konsentrasi penggalian pada pulau Antirhodus yang terendam karena pernah ada istana Cleopatra. Penemuan lain termasuk kapal karam yang terawat dan granit merah dengan tuliasan yunani. Selain itu ditemukan Sphinx yang mewakili ayah Cleopatra, raja Ptolemeus XII . Artefak masih tetap di tempat semula karena pemerintah mesir ingin membuat museum bawah air.

 

Yonaguni Jima – Jepang

Kepulauan Yonaguni yang terletak 70 kilometer dari pantai timur Taiwan ini adalah tempat luar biasa karena garis pantai yang berbatu dan pegunungan. Reruntuhan yang teredam dan terletak di pantai selatan Yonaguni itu adalah artefak buatan manusia dari lembaran batu berdiri tegak berukuran 100 x 50 x 25 m3. Artefak itu diperkirakan berusia sekitar 8000 tahun. Beberapa orang mengatakan ini adalah sisa-sisa reruntuhan benua Mu yang hilang. Sedangkan arkeolog menuebutnya merupakan hasil dari proses geologis yang tidak dapat dijelaskan. Bangunan megalit ini ditemukan tidak sengaja oleh seorang penyelam di tahun 1995 saat melampui batas yang diperbolehkan dari pantai Okinawa. Yang menarik, lengkungan pada batu besar itu terbuat dari batu indah berupa blok bantalan dan mirip gaya arsitektur bangunan dari peradaban Inca.

 

Pavlopetri – Yunani

Kota kuno ini terletak 3-4 km dari lepas pantai selatan Laconia di Yunani. Penemuan itu berupa bangunan utuh, halaman, jalan, kamar makan dan 37 cist kuburan yang dianggap berasala dari periode Mycenean (1680 – 1180 SM). Ini termasuk fase zaman perunggu Yunani yang termasuk dalam banyak literatur yunani Kuno dan mitos termasuk Homer Age Of Heroes.

 

Port Royal – Portugal

Port Royal adalah kota yang hancur akibat gempa bumi dahsyat di Jamaika pada 7 Juni 1692. Sebelumnya, Port Royal dikenal dengan sebutan kota paling keji di dunia karena pernah menjadi tempat  konsentrasi bajak laut. Dalam beberapa menit saja kota seluas 33 khektar termasuk gedung, jalan dan rummah penduduk beserta isinya hilang  ditelan air laut. Sekarang, kota metropolis bawah air ini hanya menyisakan sekitar 13 hektar pada kedalaman mulai dari beberapa inci sampai 40 meter. Tahun 1981, program Archeology Nautical Texas A & M University (TAMU) berkerja sama dengan Institute Of Nautical Archeology (INA) dan Jamaika National Heritage Trust (JNHT). Mereka mengadakan penyelidikan arkeolog bawah air mulai dari bagian kota yang terendam di abd 17 kota Port Royal, Jamaika. Bukti menunjukan bahwa daerah Port Royal di sepanjang disepanjang tepi pelabuhan hancur ketika tenggelam.

 

Poet Dwarka – India

Penemuan paling menarik di India dalam beberapa tahun terakhir adalah di lepas pantai Dwarka dan Bet Dwarka di Gujarat. Penggalian berlangsung sejak 1983. Ini adalah dua tempat terpisah 30 km. dwarka berada di pantai laut arab dan bet dwarka berada di teluk kutch. Kedua tempat ini dihubungkan dengan legenda tentang kresna yang baik. Ada banyak cand di sini terutama yang termasuk dalam periode abad pertengahan. Kota legendaris Dwarka adalah tempat kediaman Lord Krisna dan menjadi salah satu dari tujuh kota paling tua di India. Hal ini diyakini bahwa akibat kerusakan dan kehancuram oleh laut, Dwarka tenggelam 6 kali.

 

The Submerged Temples – India

Menurut kepercayaan, kuil mahabalipuram bukan suatu kuil, tetapi yang terakhir dari serangkaian tujuh candi, enm di antaranya tenggelam. Penemuan bangunan utama reruntuhan itu terjadi pada bulan april 2002 dilepas pantai Mahabalipuram, Tamil Nadu, India Selatan, pada kedalaman 5 – 7 m yang dialkukan oleh tim gabungan dari Dorset Scientific Explanation Society (SES) dan India’s National Institure Of Oceanography (NIO). Penyelidikan di lokasi menhunjukan bahwa batu, sisa tembok yang tersebar, batu persegi dan blok persegi panjang, serta platform besar dengan bertingkat-tingkat menuju ke sana, semuanya berbaring di tengah-tengah formasi geologis batuan lokal. Terdapat 4 sosok singa d i empat lokasi, retuntuhan itu disimpulkan menjadi bagian dari komplek candi. Dinasti Pallava, menguasai wilayah  itu pada abad ke-7 masehi.

 

Otario – Kanada

Desa yang hilang terletak di provinsi Ontario, Kanada, di bekas kota praja Cornwall dan Osnabruck (sekarang Stormont Selatan) dekat Cornwall yang tenggelam secara permanen akibat pembuatan Sea Way St.Lawrence pada tahun 1958.

Demikian artikel Penemuan Reruntuhan Peradaban Kuno Di Dunia. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi pengetahuan kita bersama. Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *