Pelajaran IPS SD | Indonesia Di Era Globalisasi Dan Kegiatan Ekonomi Antar Bangsa – bagian 3

Pelajaran IPS SD | Indonesia Di Era Globalisasi Dan Kegiatan Ekonomi Antar Bangsa – bagian 3

Sebelum melanjutkan pelajari terlebih dahulu Bagian 1 dan Bagian 2.

Peran Aktif Indonesia Dalam Lembaga Ekonomi Internasional

a. APEC ( Asia Pasific Econonic Coorporation)

APEC merupakan organisasi kerja sama regional di kawasan Asia Pasifik

Tujuan pokok APEC adalah melakukan liberalisasi dan investasi serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam dan kualitas sumber daya manusia untuk meningkatkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Pasifik

Anggota OPEC adalah : Australia, Indonesia, Papua Nugini, Brunei Darussalam, Jepang, Filipina, Kanada, Korea Selatan, Singapura, Cili, Malaysia, Taiwan, Cina, Meksiko, Thailand, Peru, Rusia, Vietnam, Selandia Baru, dan Amerika Serikat

b. AFTA (Asean Free Trade Area)

AFTA merupakan wujud kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk menciptakan kawasan perdagangan bebas dimana tidak ada hambatan tarif (bea masuk 0-5 %) maupun hambatan tarif bagi negara-negara anggota ASEAN

Tujuan AFTA adalah untuk meningkatkan daya saing ekonomi negara-negara ASEAN dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi pasar dunia. Selain itu juga untuk menarik penanam modal dan meningkatkan perdagangan antar negara anggota ASEAN

c. WTO (World Trade Organization)

WTO merupakan badan kerja sama PBB yang bergerak di bidang perdagangan internasioanal untuk empertahankan tata niaga internasional dan pengaturan perdagangan secara umum. WTO dibentuk di Jenewa Swiss pada tahun 1947 dalam konferensi yang diselenggarakan oleh PBB dan diikuti oleh 23 negara

Menfaat dibentuknya WTO adalah memperlancar arus barang dan jasa melalui pengurangan tarif dan cukai yang tinggi sehingga saling menguntungkan negra-negara anggota

d. IBRD (International Bank For Reconsruction And Development)

IBRD atau World Bank (Bank Dunia) merpakan badan internasional yang bergerak dalam perbankan untuk pembangunan dan kemajuan negara-negara berkembang

3. Bidang Sosial

Di bidang sosial peran Indonesia pada era global tentunya banyak sekali. Di sini kita batasi pada partisiasi aktif Indonesia dalam berbagai kegiatan internasional. Bentuk kegiatannya antara lain memperkuat pelaksanaan HAM dan aktif dalam dewan HAM PBB

Reformasi yang bergulir semakin memantapkan tekad Indonesia dalam penghoratan HAM. UUD 1945 telah menjamin perlindungan HAM secara global

Perubahan kedua UUD 1945 merumuskan HAM dalam bab tersendiri yang terdiri dari sepuluh pasal. Indonesia telah meratifikasi 6 dari 7 instrumen pokok HAM internasional yaitu

  1. Penghapusan diskriminasi terhadap perempuan. Misalnya perbedaan perlakuan dalam bekerja dan menempuh pendidikan.
  2. Hak anak. Misalnya hak untuk bersekolah dan mendapatkan pengasuhan orang tua
  3. Menentang bentuk perlakuan tidak manusiawi atau merendahkan. Misalnya penyiksaan terhadap pembantu dan penolakan orang tidak mampu berobat ke rumah sakit
  4. Pengapusan segala bentuk diskriminasi rasial. Misalnya mengutamanakan etnis tertentu dalam menerima pekerja
  5. Hak sipil dan politik. Misalnya hak untuk memeroleh kartu identitas dan mengikuti pemilihan umum secara bebas
  6. Hak-hak ekonomi, sosial dan budaya. Misalnya hak untuk mendapatan pekerjaan, asuransi, kesehatan dan membuat karya seni

4. Bidang Pertahan Dan Keaamanan

Peran Indonesia di era globlisasi dalam bidang pertahanan dan keamanan dunia adalah:

  1. Pemberantasan terorisme
  2. Memelilhara perdamaian dunia dengan salah satunya turut mengirim pasukan perdamaian dunia untuk Mesir yaitu kontingen Garuda
  3. Pelucutan senjata

c. Kegiatan Ekspor Dan Impor

1. Pengertian Ekspor dan Impor

Ekspor adalah kegiatan menjual atau mengirim barang dagangan dari dalam ke luar negeri sesuai dengan ketentuan pemerintah. Pengiriman tersebut mendatangkan devisa

Eksportir adalah perusahaan atau orang yang melakukan kegiatan ekspor

Impor adalah kegiatan perdagangan dengan cara memasukkan barang-barang dari luar negeri sesuai dengan ketentuan pemerintah dengan pembayaran valuta asing

Importir adalah orang yang melakukan kegiatan impor

2. Tujuan Ekspor Dan Impor

Tujuan ekspor :

  1. Meningkatkan laba perusahaan mealui perluasan pasar serta untuk memperoleh harga jual yang lebih baik
  2. Membuka pasar baru di luar negeri sebagai perluasan pasar dalam negeri
  3. Memanfaatkan kelebihan komoditas yang telah dimiliki
  4. Membiasakan diri bersaing dalam pasar internasional sehingga mampu bersaing dengan negara lain

Tujuan impor:

Memenuhi kebutuhan masyarakat akan barang-barang dengan cara mendatangkan barang yang belum tersedia di dalam negeri dari luar negeri

3. Kegiatan Ekspor Dan Impor

Kegiatan ekspor : kegiatan memasok suatu komoditas ke negara lain atau kepada orang asing dengan pembayaran menggunakan valuta asing

Contoh kegiatan ekspor

Seorang penggrajin batik dari Solo menjual kain batik kepada seorang pembeli di Kuala Lumpur dalam jumlah besar. Pengrajin tersebut menerima pembayaran dalam Ringgit Malaysia atau Dolar Amerika. Komunikasi yang dilakukan
meggunakan bahasa Indonesia

Kegiatan impor : Setiap impotir harus memiliki izin kegiatan pengimporan barang dari pemerintah. Izin dari pemerintah kepada importir dikeluarkan dalam bentuk TAPPI (Tanda Pengenal Pengakuan Importir)

4. Produk Ekspor

Indonesia memiliki banyak kekayaan alam. Hasil kekayaan alam yang melimpah ini diekspor ke luar negeri. Barang yang diekspor dibedakan menjadi 2 golongan yaitu barang non migas dan migas

Hasil pertanian : kedelai, beras, tebu, cengkeh, kelapa sawit, jagung, ikan tuna, udang, kerang, mutiara, getah karet, daging kalengan, kayu dan rotan

Hasil industri : kayu lapis, kain tenun, bungkil kopra,minyak atsiri, minyak kelapa sawit, semen, bahan kimia, pupuk urea, mebel, kerajinan anyaman

Hasil pertambangan : tembaga, timah, alumunium, bijih besi, bauksot, batubara, nikel, minyak bumi, gas dan lain-lain

5. Prosuk Impor

Barang-barang yang diimpor Indonesia dari luar negeri antara lain:

Barang konsumsi : minuman kaleng, susu, sabun, kosmetik dan beras

Bahan baku penolong : bahan kimia, bahan obat-obatan, benang tenun, besi, baja dan bahan bangunan

Barang modal : mesin-mesin, generator, alat komunikasi, peralatan listrik dan alat pengangkutan

D. Manfaat Kegiatan Ekspor Impor

Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ekspor impor sebagai berikut:

  • Meningkatkan hubungan dengan negara-negara lain
  • Mendorong peningkatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
  • Memenuhi kebutuhan masing-masing negara
  • Menigkatkan jumlah lapangan kerja
  • Menguntungkan kedua belah pihak

Setelah mempeajarinya silahkan berlatih dengan latihan soal di sini

Demikian materi Pelajaran IPS SD | Indonesia Di Era Globalisasi Dan Kegiatan Ekonomi Antar Bangsa. Semoga bermanfaat dan terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *