Cara Juara Mengatasi Ikan Mas Tidak Mau Makan Umpan

Cara Juara Mengatasi Ikan Mas Tidak Mau Makan Umpan. Segala sesuatu harus faham dan mengerti ilmunya. Begitu pula dengan memancing ikan. Tidak hanya sekedar menyiapkan joran, kail lalu diberi umpan setelah itu menunggu ikan menyambarnya. Bila kita sedang beruntung dan memang sudah rezeki dengan persiapan seaadanya pun akan mendapatkan hasil yang banyak. Namun bila kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya secara maksimal namun malah boncos atau zonk. Jangan salahkan nasib atau keberuntungan.

Mungkin ini penyebabnya dan begini trik dan Cara Mengatasi Ikan Mas Tidak Mau Makan Umpan Kita.

  1. Kondisi air kolam

Perhatikan warna air. Coklat keruh, hijau lumut atau bening. Saat kondisi keruh pilih umpan yang amis. Sedangkan bila air berwarna hijau maka pilih umpan yang wangi hal ini dilakukan untuk mengalahkan aroma dari air kolam yang biasanya sirkulasi airnya tidak lancar menyebakan air menjadi hijau.

  1. Posisi umpan

Ikan mas akan memakan umpan yang berada di dasar permukaan kolam. Setting ulang ketinggiannya, jangan terlalu dasar karena akan bercampur dengan lumpur atau jangan juga menggantung.

  1. Waktu memancing

Waktu juga menjadi faktor penting. Bila mancing harian upayakan kita datang pagi-pagi, sekitar jam 6. Hal ini akan memberikan keuntungan yaitu kita dapat memilih lapak favorit, berpeluang mendaptkan ikan sisa kemarin dan yang paling utama adalah ini adalah saat ikan mas lapar dan mencari makanan.

Sebenarnya cukup banyak faktor-faktor pendukung lainnya seperti senar, pelampung, timah atau juga teknik memancing kita yang belum tepat. Namun jangan putus asa bila kita belum mendapatkan hasil maksimal. Karena di sinilah seni orang memancing yang tidak dapat diukur dengan rumus baku dan paten. Kembali kepada kita untuk membaca situasi dan kondisi yang ada. Dan jangan lupa untuk tetap berdoa kepada yang Maha Kuasa untuk diberikan hasil terbaik.

Demikian artikel Cara Mengatasi Ikan Mas Tidak Mau Makan Umpan Kita. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi pengetahuan kita bersama. Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *